resourceone.info Biography Novel Horor Indonesia Pdf

NOVEL HOROR INDONESIA PDF

Thursday, June 20, 2019


Orang-orang juga menyukai ide ini. Cindy and the Playboy Prince pdf novel bahasa indonesia #ebook #ebookgratis #novelindonesia #. Sejauh ini, Lost adalah novel horor remaja lokal terbagus yang pernah kubaca. out for Eve Shi as the new emerging power of horror storyteller in Indonesia. The Jungle Book Alice's adventure in wonderland Around the world in 80 days Frankenstein Dracula The Lost World Robin Hood The Oddysei.


Novel Horor Indonesia Pdf

Author:ODIS BELLIARD
Language:English, Spanish, Arabic
Country:Kyrgyzstan
Genre:Children & Youth
Pages:371
Published (Last):13.08.2016
ISBN:412-3-38394-541-9
ePub File Size:19.82 MB
PDF File Size:18.43 MB
Distribution:Free* [*Regsitration Required]
Downloads:45264
Uploaded by: SHALONDA

Representations and Intermediality in the Indonesian Horror Survival Game .. I proposed the indigenous term “hantu” to describe local Indonesian ghosts. .. media product (e.g. a film adaption of a comic or novel) (Rajewsky 52). berbagai macam novel cerita horor yang dapat membuat kita merinding menjerit ketakutan yang dikemas dalam alur cerita yang apik dan. NovelPlus is a mobile social reading app and creative publishing open platform. At NovelPlus, you get unlimited access of numerous books/ stories and connect.

Masih jauh lebih murah dibandingkan membeli novel bentuk cetak. Selain itu, kamu juga bisa menulis dan menerbitkan karyamu sendiri di sini.

Namun Bookslife juga menyediakan buku dan novel berbagai genre untuk kamu yang suka membaca. Biasanya novel akan dibagi menjadi beberapa part dan dijual terpisah per part-nya. Part 1 biasanya dapat dibaca secara gratis untuk membantumu memutuskan akan membeli versi digitalnya atau tidak.

Satu buku all parts jauh lebih murah dibandingkan buku versi cetak di toko buku. Cocok banget nih buat kamu yang lebih suka membaca di smartphone. Selain itu, hasil karya penulis juga tetap dihargai dengan royalti meski tidak sebesar royalti buku cetak.

Pecandu Kata www. Kamu hanya tinggal meng-klik novel yang kamu inginkan dan akan diarahkan ke Google Drive di mana kamu bisa mengunduh novel tersebut dalam format pdf. Maura jadi percaya kalau yang aneh bukan hanya dia. Dan memang, ternyata di Ilustre Casa, bukan cuma dia yang aneh dan bisa melihat hantu. Ternyata, memang hampir seluruh penghuni mungkin , bisa merasakan dan melihat hantu. Bagian yang paling seram, menurut saya apa ya? Saya paling takut waktu harus memvisualisasikan penggambaran si Bram, hantu OB yang bunuh diri di basement.

Meski hantu, dia banyak bicara juga!

Kadang, saya antara takut dan ingin tertawa. Saya cuma mikir, "Ini hantu cerewet bener! Muka saya butut ya? Dan yang seram, tentu saja si hantu perempuan. Tapi, penggambarannya standar sih. Rambut panjang, muka sepet, eh Tapi, nggak sampai bikin saya kasih 4 atau 5 bintang untuk novel ini. Saya seneng, karena akhirnya Gagas nggak cuma menerbitkan kisah-kisah cinta.

Dan yang paling keren lagi, Eve Shi menulis novel young-adult dengan tema yang tidak biasa. Ini cukup memberi warna pada novel-novel YA yang belakangan rilis di Indonesia. YA berwarna horror ini, bolehlah dibaca sekali duduk. Di bis kota, di transjakarta, atau di teras rumah anda! Ada yang menemani dari belakang View 2 comments. Mar 13, Rezania Azdy rated it liked it Shelves: Meskipun awalnya agak lambat, tapi saya masih bisa menikmati jalannya cerita hingga saat yang mulai mendebarkan, yaitu adegan di dalam lift.

Mulai dari sini, kejadian per kejadian yang menegangkan mulai lebih intens dan sedikit mengejutkan dimana ternyata masalah utama di apartemen tersebut bukan hanya di kamar dan basement saja. Dengan pembukaan yang sangat panjang membuat Meskipun awalnya agak lambat, tapi saya masih bisa menikmati jalannya cerita hingga saat yang mulai mendebarkan, yaitu adegan di dalam lift. Dengan pembukaan yang sangat panjang membuat saya tidak rela ceritanya selesai begitu saja.

Saya berharap ada sedikit cerita tentang arwah Erik dan Wina, dan juga kunjungan ke rumah kakek yang tak pernah terjadi. Atau juga bad ending untuk Dylis sehingga Maura bisa menggunakan kelebihannya untuk membantu sahabatnya tersebut.

Waktu beberapa minggu lalu twit tentang cover buku ini muncul, gw tertantang. Gw janji bakal beli buku ini.

Akhirnya setelah bukunya terbit dan gw pesen trus sampe, buku ini langsung gw baca mendahului buku2 lain di tumpukan.

Coba bayangkan. Begitu pintunya terbuka, kamu ada di lobi, tapi kali ini, ga ada orang sama sekali. Ga ada resepsionis, satpam, atau orang lainnya. Suasananya pun redup, remang-remang.

Hingga kemudian Waktu beberapa minggu lalu twit tentang cover buku ini muncul, gw tertantang. Hingga kemudian ada suara orang yang memanggilmu. Petugas kebersihan di dalam lift.

Kamu pun masuk ke dalam lift bersama petugas itu. Dia membelakangimu. Tadinya dia ngobrol biasa aja, lalu kemudian Begitu tiba di lantai tujuan, kamu cepat-cepat keluar karena takut sama petugas tadi.

Tapi begitu ingin membuka pintu kamar unit, ada suara petugas tadi Padahal dia tadi masih ada di dalam lift. Dan padahal, petugas itu adalah orang yang pernah bunuh diri di apartemen itu. Maura baru saja pindah ke apartemen Ilustre Casa, lantai 6, unit nomer , bersama kakaknya, Ryan. Ga butuh waktu lama, dia sudah mengalami kejadian-kejadian aneh. Mulai dari bak sampah yg krusuk-krusuk sendiri, suara tawa dari ruang tengah, rambut panjang yg tiba-tiba muncul di sisirnya, atau keran air yang menyala sendiri.

Dan itu bukan yang terparah. Kejadian berikutnya yg melibatkan petugas kebersihan yang sudah mati itu membawanya ke tetangga barunya di , seorang anak cowok sebayanya bernama Julian.

Julian yang juga melihat kejadian2 aneh tadi memberitahunya tentang konsep tatar, atau istilah gw dimensi atau alam. Ada tatar yang dihuni manusia biasa, dan ada tatar-tatar lain yang dihuni mahluk lain. Dan batas antara tatar di apartemen ini menipis, yang menyebabkan Maura bisa tersesat ke tatar lain.

Penyebab hal itulah yang kemudian mereka selidiki, yang kemungkinan besar berkaitan dengan penghuni yang sebelumnya. Semakin lama kita akan menemukan hal-hal yang bikin merinding. Tentang kemunculan-kemunculan yang tiba-tiba, tentang lorong-lorong yang gelap, tentang penghuni-penghuni apartemen ini.

Mungkin semuanya akan terselesaikan, mungkin juga tidak. What the hell is wrong with this apartment? Dari dua buku ini, gw bisa melihat ciri khas tulisan pengarangnya.

Account Options

Seperti halnya di ATKH, ada banyak banget karakter pendukung yg semuanya dikasih nama, lalu bahasa yg efektif to the point, dan karakter utama cewek yg likable. Kalo ga, ya minimal masih berada di universe yg sama. Yang juga bikin kagum adalah detail dan background tiap karakter pendukungnya. Semua karakter dikasih backgroundnya sendiri dan permasalahan sendiri, yang bikin buku ini ga cuma tentang horor apartemen berhantu aja.

Sampe kepikiran, dari background tiap karakter ini, bisa diexplore lebih jauh dan dibikin ceritanya sendiri. Kita juga disuguhi seluk beluk dunia girlband karena Ryan, kakak Maura, adalah manajer salah satu girlband yg cukup terkenal. Lalu Maura juga ga melulu berurusan sama penampakan atau kejadian aneh.

Dia juga punya masalah lain, dengan mantannya yg masih suka nyamperin dia, dengan temannya yg lagi sakit parah, dengan tetangga unitnya yg riang dan friendly.

Dan ada satu hal positif yang didapat Maura. Dia kenalan dan dekat dengan Julian, penghuni unit Interaksi antara Maura dengan Julian, dan dengan karakter lainnya menjadi hal yg menarik untuk diikutin. Buku ini total berisi 41 bab yg ga begitu panjang, yang dikelompokkan ke 4 chapter.

Dark Corners: Klimaks pada buku ini tidak begitu menonjol, dan terkesan singkat. Menurut gw ga begitu masalah, karena adegan2 menegangkan sudah disebar merata di sepanjang cerita. Endingnya sih Tapi memang cerita horor biasanya memang begitu.

Ga perlu dilanjutkan. Cukup diketahui bahwa ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan. Tentang dialog, gw masih menemukan beberapa yg ga terdengar natural.

R. L. Stine

Lo-gue dipadukan dengan kata kerja yg formal. Masalah yang juga gw temukan di buku-buku Gagas yg lain. Lalu tentang kemasannya nih, covernya Sadako banget, meskipun sosok di cover itu ga ada di buku. Gw lebih konsen ke kertasnya sih.

Kertasnya lebih tipis dan agak gelap, jika dibandingkan sama kertas yg biasanya dipake Gagas di buku lain biasanya kertas Gagas kan tebel2 dan warnanya terang. Gw tanya ke penulisnya sih, katanya mungkin untuk menekan biaya produksi.

Harapan gw bukan itu sih sebabnya, soalnya kalo tekan biaya produksi, kesannya ga adil. Perkiraan gw karena jenis kertasnya emang mendukung suasana di bukunya yg emang rada gelap. Kalo alasannya itu, gw akan puas sekali. My Rating: Recommended sekali. Apr 21, Gorja Dwik rated it it was amazing. Nov 15, Oktavian Oggie rated it it was amazing. Oct 26, Yovano N.

Sidang Para Hantu

Review on my blog: Lost berkisah tentang kakak-beradik penghuni baru di salah satu apartemen di Jakarta, Ilustre Casa. Belum lama tinggal di apartemen tersebut, tokoh utama kita, Maura, mulai mengalami hal-hal aneh.

Di antaranya mengalami mimpi buruk, mendengar suara-suara dari sumber yang tak berwujud, hingga dibuat penasaran oleh helaian rambut panjang misterius yang tersangkut di sisirnya. Ryan, sang kakak, awalnya tidak mempercayai Maura, hingga akhirn Review on my blog: Ryan, sang kakak, awalnya tidak mempercayai Maura, hingga akhirnya Ryan mengalaminya juga. Maura yakin hal-hal seram yang dilihat dan didengarnya sangat berkaitan dengan penghuni unit apartemen sebelumnya. Gadis kelas 11 itu pun berusaha untuk menguak misteri unit apartemen Illustre Casa, dengan dibantu cowok misterius bernama Julian.

Berhasilkah mereka? Apa sebenarnya yang membuat Illustre Casa menjadi begitu menyeramkan? Temukan jawabannya dalam Lost karya Eve Shi. Sebenarnya saya sudah memiliki buku ini selama beberapa waktu namun belum sempat membacanya, hingga teman-teman Joglosemar memutuskan untuk melakukan aksi baca bareng buku horor dalam rangka Halloween.

Saya pun memilih Lost sebagai bacaan Halloween saya. Okeh, cukup prolognya. Mari ke review. Cerita tentang apartemen berhantu mungkin sudah tidak asing bagi pembaca, khususnya yang menggemari film-film horor. Namun kisah Lost tetap menarik untuk diikuti berkat kepiawaian penulis dalam menyuguhkan misteri yang membuat pembaca penasaran.

Setidaknya, saya penasaran dengan kisah di balik unit Siapa sebenarnya gadis berambut panjang ala Sadako yang kerap menampakkan dirinya?

Siapa pula si hantu lelaki berkaos merah? Apa sebenarnya yang terjadi terhadap mereka? Yang lebih membuat saya penasaran lagi adalah: Hal lain yang menjadi daya tarik dalam cerita Lost ialah konsep "tatar". Apa itu tatar? Bukan telur tatar loh ya.

Itu telur dadar woy! Dunia ini sejatinya terdiri dari macam-macam tatar atau realitas. Manusia tinggal di satu tatar, sementara tatar yang lain dihuni oleh mahluk bukan manusia. Saya menduga, tatar-tatar lain bisa saja dihuni oleh manusia namun dengan realitas yang berbeda semacam dunia paralel.

Dalam buku ini, tatar yang dimaksud adalah versi yang berisi arwah gentayangan. Pada waktu-waktu tertentu, batas antartatar bisa sangat tipis dan apabila tidak awas, manusia bisa tanpa sengaja menyeberang ke tatar lain dan tersesat di sana.

Namun ada kejadian di mana ia tersesat di apartemen versi tatar yang berbeda. Di tatar itu, apartemen Ilustre Casa tampak sangat kotor dan mengerikan, seolah-olah sudah tak ditempati dalam waktu yang lama.

Kamar unitnya kosong sama sekali, perabotannya lenyap semua. Kondisi itu saja sudah cukup menakutkan. Bagaimana jika ditambah ancaman dari hantu-hantu yang bisa muncul kapan saja? Bakalan seru pastinya. Saya teringat pada game-game Silent Hill. Kota kecil Silent Hill aslinya memang sudah menyeramkan.

Tapi akan jauh lebih menyeramkan lagi bila realitas di Silent Hill berubah, menjadi semacam nightmare mode tsaah. Istilah aslinya sih otherworld. Silent Hill versi otherworld tersebut adalah perwujudan dari mimpi buruk manusia, di mana hal-hal seram dan tak masuk akal sering terjadi.

Kembali ke Lost. Saya sebenarnya sangat menyukai konsep tatar di buku ini. Namun saya merasa konsep ini kurang dimanfaatkan dengan maksimal oleh penulis.

Begitu banyak aspek horor dan aksi yang sebetulnya bisa digali namun akhirnya tidak tereksplorasi dengan baik, sehingga membuat saya merasa buku ini tidak sehoror ATKH.

Ada banyak adegan penampakan di buku ini, tapi yang benar-benar membuat saya merinding hanya satu adegan, yaitu ketika Maura terjebak di dalam lift bersama sosok Bram. Duh, mengingat adegan ini saya jadi merinding lagi. Tapi selebihnya ya… biasa saja. Alur ceritanya di bagian awal cukup lambat. Namun setelah Maura berinteraksi dengan Julian bersamaan dengan hadirnya konsep tatar, cerita jadi semakin menarik.

Hanya saja, saya merasa banyak bagian cerita kurang penting yang cukup mengganggu cerita utama. Kisah Maura dan pacarnya, cerita tentang girl band White Juliet, atau kisah sahabat Maura yang sakit-sakitan, sama sekali tidak memberi kontribusi berarti bagi keseluruhan cerita.

Banyak sekali karakter yang hanya sekadar tempelan. Dan sepanjang membaca buku ini, saya kok merasa baik Maura, Julian, teman-teman Maura, bahkan para anggota White Juliet, terkesan lebih muda dari usia mereka yang sebenarnya. Entahlah, mungkin ini hanya perasaan saya saja. Secara keseluruhan, Lost adalah bacaan yang menarik walau banyak aspek yang sebenarnya dapat lebih dimaksimalkan lagi oleh penulis.

Oct 27, Sulis Peri Hutan rated it liked it Shelves: Karena ada sengketa tanah di apartemen lamanya, Ryan mengajak Maura untuk pindah ke apartemen yang baru, Ilustre Casa. Lokasinya pun tidak jauh dari sekolah Maura dan usaha kafe buku Ryan.

Ryan menjadi tulang punggung Maura selepas ayahnya meninggal, ibunya lebih memilih bekerja di London dan Maura tinggal bersama Ryan. Walau tinggal bersama, kesibukan Ryan sebagai manager girlband White Juliet membuatnya jarang bertemu dengan adik semata wa review lengkap http: Walau tinggal bersama, kesibukan Ryan sebagai manager girlband White Juliet membuatnya jarang bertemu dengan adik semata wayangnya itu, alhasil Maura sering sendirian di rumah.

Ilustre Casa adalah bangunan yang sebenarnya berlantai sepuluh, tapi seperti kebanyakan bangunan yang lain tidak ada lantai empat sehingga lantai tertinggi adalah lantai sebelas. Maura tinggal di lantai enam Unit Tiap lantai hanya berisi tiga unit, di depan unit Maura, unit tinggal seorang perempuan yang bekerja di perusahaan asing, orangnya sangat ramah.

Sedangkan di unit tinggal seorang pemuda yang seumuran dengan Maura, pemuda yang misterius, dia masih saudara dari pemilik Ilustre Casa, untuk sementara dia tinggal di Ilustre Casa untuk menenangkan diri, dia shock karena melihat sahabatnya meninggal bunuh diri.

Awalnya Maura tidak tahu siapa yang menempati apartemen yang sekarang dia tinggali, dia hanya mendengar selentingan 'semoga saja buang sial'. Maura juga merasakan ada yang aneh, sering melihat bayangan orang di lorong unitnya, keran di kamar mandi menyala sendiri, ada rambut panjang rontok di apartemennya, Maura merasa ada yang mengikuti dirinya dan kakaknya.

Dia pun mencari tahu siapa penghuni sebelumnya. Setelah bersusah payah mencari tahu, penghuni sebelumnya juga seorang kakak adik seperti Maura dan Ryan. Sebenarnya dari segi cerita, buku ini lebih berpotensi sangat horor daripada Aku Tahu Kamu Hantu, covernya pun juga sudah sangat mendukung.

Sayangnya, saya kurang puas dengan buku kedua Eve Shi ini. Kalau di Aku Tahu Kamu Hantu, plotnya jelas sekali, pemeran utamanya punya misi, yaitu menemukan siapa pembunuh temannya.

Di buku ini? Penulis terlalu banyak membahas hal yang tidak penting, yang tidak mendukung konflik utama buku ini, penghuni apartemen sebelumnya. Contoh hal yang tidak penting menurut saya adalah cerita tentang mantan pacar Maura, Andry dan soal kesehatan sahabatnya Dylis, kemudian sewaktu Ryan bercerita tentang teman kerjanya yang mempunyai hubungan terlarang dengan bosnya, bisa dibilang buang-buang waktu saja.

Alangkah lebih serunya kalau fokus cerita ke apartemen, kehidupan sekolah buat selingan saja. Untungnya saya suka sosok Julian, penghuni unit yang mempunyai kelebihan seperti Maura, hanya saja dia lebih berpengalaman. Saya suka banget dengan karakternya, agak songong tapi kece. Saya berharap banget akan sosok Julian, inginnya sih dia bersama Maura memecahkan masalah yang ada di apartemen mereka. Kalau di buku pertama penulis lebih menjelaskan akan bakat yang diturunkan di buku ini pun juga disingung sedikit , kali ini penulis mengenalkan kita akan tatar, keadaan di mana kita tiba-tiba terlempar ke dunia lain, biasanya menyerang kalau keadaan kita sedang lengah dan sering melamun.

Pengenalan tatar benar-benar ampuh, cukup kerasa horornya yaitu tiba-tiba saja Maura berpindah ke dunia lain dan bertemu dengan satpam yang bernama Bram, ternyata si satpam itu Kalau sampai tersesat di tatar, wassalam.

Adegan horornya sebenarnya banyak tapi tidak semenegangkan di Aku Tahu Kamu Hantu yang benar-benar bikin merinding bagian ketok-ketok jendela masih membekas banget , mungkin karena tidak fokus kali ya jadi atmosfer merindingnya nggak kerasa, terkesan buru-buru.

Yang bikin was-was ya bagian si Bram dan sewaktu di lift yang sering macet. Bagian yang paling favorit adalah ketika Nila, penghuni unit bicara pada Pandu, suaminya, Nila bercerita kalau dia kaget sewaktu Maura bisa melihat Pandu, ahhhhhh romantis banget, jadi pengin nyari kisah cinta dua dunia, ahahahahaha.

Bisa dibilang di buku ini ada adegan romantisnya lah, hehehehe. Seperti yang saya katakan sebelumnya, cerita di buku ini sebenarnya punya modal yang bangus banget tapi jatuhnya kentang, kena tanggung.

Banyak baget cerita yang bisa digali di apartemen daripada membahas hal yang tidak penting di sekolahan, porsi Julian diperbanyak dan fokus ke penghuni lama unit , selesaikan masalah mereka. Penyelesaiannya terkesan buru-buru dan saya sama sekali tidak suka dengan endingnya.

D kelebihan dan kekurangan 1 kelebihan novel

Semoga ada lanjutannya, sebagai obat sakit hati. Yah, walau nggak semenakutkan buku sebelumnya, setidaknya saya suka banget dengan tokoh Julian, semoga buku selanjutnya lebih baik lagi. Recommended bagi yang sedang nyari kisah serem. Mar 02, Dewiyani rated it liked it Shelves: Bukan karena buku ini jelek tapi karena saya lebih suka membaca buku bergenre fantasi.

Sedangkan buku ini adalah buku bergenre horror yg bisa membuat bulu kuduk berdiri. Tentang apa sih buku ini? Dan seberapa berat kadar kehorrorrannya? Sejak pindah ke apartemen tersebut, Maura, sang adik bisa merasakan, mendengar bahkan melihat adanya makluk tak kasat mata yg tinggal di apartemen tersebut. Sosok yg Maura temui di apartemen bukan hanya 1 tapi lebih. Kalau kita mengalami hal-hal seperti Maura, pasti bawaannya pengen buru2 kabur kan.

Tapi Maura nggak, meskipun takut Maura tetep kasak-kusuk kesana kemari mencari keterangan.

Seperti Maura, Julian juga bisa melihat keberadaan sosok-sosok tersebut. Bedanya Julian lebih ahli dalam hal ini karena ia memiliki bakat turunan dari sang kakek. Bersama-sama mereka mencoba memecahkan misteri yg melingkupi Ilustre Casa, apartemen mereka.

Saya mencoba menghubungkan judul dengan keseluruhan cerita. Pemilihan kata Lost sebagai judul buku, dimungkinkan untuk menunjuk pada jiwa-jiwa yg tersesat. Jiwa-jiwa yg masih punya urusan di dunia ini. Sayangnya buku ini lebih banyak menceritakan hal-hal yg kurang begitu penting.

Kesan horrornya jadi menurun beberapa derajat. Alurnya terbilang cepet meskipun muter-muter, dialognya juga enak dibaca. Terbukti banyak orang2 di APTB yg mengkerutkan jidatnya saat melihat sampul buku ini.

Cuma berasa familiar nggak sih dengan gaya hantu di sampul buku ini? Jadi, tiga bintang untuk buku ini. Jul 03, Esa Khairina rated it really liked it. Turun satu bintang dari Aku Tahu Kamu Hantu, mwahahaha. Let me explain why. Cover-nya serem banget.

Aseli, seserem itu huhuhu. Nggak kayak. Saya sampe ada niatan mau nyampul pake sampul cokelat khas anak SD, trus tiba-tiba inget Itu buku adik saya. Cover-nya malah jauhhh lebih serem dari ceritanya, malah. Saya nggak begitu dapet feel-nya tuh, jujur aja. Menurut saya malah lebih ke genre adventure daripada horor.

Awal ceritanya lambaaat banget, dan blesss di akhir. Trus saya bingung aja sih, si Dylis sering banget diceritain di buku, padahal nggak menyumbang banyak bagi perkembangan plot, kecuali ya bagian Maura ngangkat telepon di ruang generator itu.

Saya suka sama Julian. Pemberani, nekat, dan Waktu dia menggumam, "Sexy, free, and single," itu kesannya kayak Eve Shi always makes unforgettable heroines.Here, players can record themselves with the webcam and choose a digital avatar to mirror the exact movements.

It is a game mechanism that lets the player proceed in the game. Seperti yang bisa kita tebak, pada hari-hari tersebut pula, Maura mulai memperhatikan adanya hal-hal aneh terjadi di apartemennya Saya berharap ada sedikit cerita tentang arwah Erik dan Wina, dan juga kunjungan ke rumah kakek yang tak pernah terjadi. Risa Saraswati. Ia juga dilarang menghadiri pesta dansa sekolah. Saya pun memilih Lost sebagai bacaan Halloween saya. Further details and nuances enriching the narrative are predominantly textual artifacts embedded in the game environment.

To ask other readers questions about Lost , please sign up.